Kamis, 07 April 2011

aku kecewa!

Sayang.. tahukah kamu.. selama ini apa yang aku fikirkan? dulu jika aku bilang bahwa aku tidak mencintaimu itu benar adanya.. namun kini, tahukah kamu? seberapa besar cinta ku padamu, terkadang hati ini sakit ketika merasa kecewa dengan kelakuanmu yang cuek itu..

Kadang emosi ini tak bisa terkontrol karena aku merasa telah terbodohi olehmu. Namun semua itu ingin aku buang jauh.. sejauh mungkin agar aku bisa percaya denganmu sepenuhnya...

Apakah ini yang disebut cinta?? atau hanya perasaan sesaat? kalo saja aku mengetahui apa yang akan terjadi kelak, mungkin keadaannya sekarang akan berbeda... aku memilihmu.. entah mengapa! dari berbagai kandidat..tetap aku memilihmu... apa ini jodoh?? hanya Allah yang tahu..

Sampai detik ini, hatiku saih saja galau.. aku masih belum percaya sepenuhnya dengan apa yang telah aku ucap dan lakukan 3 minggu lalu!! iya..!! 3 minggu lalu ketika aku memutuskan untuk mempercepat pernikahan kita! Jujur! saat itu.. aku memang yakin, jika pelabuhan hatiku.. hanya kamu seorang.. namun! entah apa yang ada difikiranku saat ini! Entahlah apakah kamu ingin tahu atau bahkan tetap cuek dengan sikap mu itu!

Sebenarnya aku ini calon istrimu atau calon istrimu? aneh kamu! tapi apa karena aku sendiri yang kurang bisa menerima apa adanya kamu?? tapi.. tapi... aku tak tahu! hati ini gundah! hati ini perih... aku cuma berfikir ini cuma perih yang aku rasa sendirian..

Setiap hari.. aku berharap bahwa kamu akan menyapaku dengan sapaan sayangmu.. setiap hari hatiku berdebar menunggu kamu hanya untuk sekedar Online dan menyapa selamat siang selamat pagi selamat malam.. atau menanyakan kabarku.. tapi lagi-lagi aku kecewa.. kecewa karena sikapmu begitu dingin kepadaku.. begitu tak peduli..

Jika dulu aku fikir, ketika aku sampai mengadu kepada keluargamu tentang sakit hatiku tentang sikap cuekmu itu akan mengubah sikapmu..tapi yang kudapat salah! kau tetap... DINGIN!!!

Sakit hatiku menelan kecewa dengan sikapmu.. aku hanya berharap.. ini hanya sementara ketika jarak kita memisahkan kita.. aku berharap akan yang terbaik... nanti ketika kita sudah bersama! Tapi akankah itu terwujud???

Atau hanya isapan jempol semata??

Sampai saat ini.. ketika kegundahanku melanda.. hanya satu tempatku mengadu kepada Tuhan! atas apa yang aku rasakan,.. aku berusaha ikhlas dengan apa yang telah aku pilih... aku berusaha rela berkorban demi apa yang telah aku ikrarkan kepada keluargaku dan keluargamu!

Kamu tau? aku kecewa!



1 komentar:

Leadership Developmant Training mengatakan...

kunjungan sob ..
bagi" kalimat motivasi ya sob ..
sikap kita terhadap kehidupan ini menentukan sikap kehidupan ini terhadap kita.
kunjungan balik yaa ..:)